Bitung, 17 Oktober 2025 — Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Bitung, Rivo S. Pandensolang, M.Epid, secara resmi membuka kegiatan pembentukan kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di wilayah Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung.



Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Bitung dalam memperkuat upaya pengendalian penyakit tular vektor, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD), melalui pemberdayaan masyarakat di lingkungan pelabuhan. Pembentukan kader Jumantik diharapkan dapat mendorong keterlibatan aktif instansi, perusahaan, dan tenaga kebersihan pelabuhan dalam kegiatan pemantauan serta pemberantasan jentik nyamuk di area kerja masing-masing. Dalam sambutannya, Kepala Balai menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan pelabuhan.
“Upaya pengendalian DBD tidak bisa dilakukan oleh petugas kesehatan semata. Kita memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif dari seluruh pihak, terutama para kader yang akan menjadi ujung tombak di lapangan. Dengan terbentuknya kader Jumantik, kita harapkan pelabuhan menjadi lebih sehat, bersih, dan terbebas dari ancaman penyakit,” ujar Rivo S. Pandensolang, M.Epid.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Bitung turut menyerahkan 1 tas Jumantik Kit berisi alat pemantauan dan pemeriksaan jentik nyamuk kepada perwakilan kader. Perlengkapan tersebut akan digunakan sebagai sarana dalam melaksanakan tugas pemantauan jentik secara rutin di lingkungan pelabuhan.

Selain sesi pembukaan dan penyerahan simbolis, kegiatan juga diisi dengan edukasi teknis tentang cara identifikasi jentik, metode pelaporan hasil temuan, serta strategi pengendalian lingkungan. Para peserta yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi untuk turut serta menjadi bagian dari gerakan pemberantasan sarang nyamuk di wilayah kerja masing-masing.






Dengan terbentuknya kader Jumantik di wilayah Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung, diharapkan kegiatan pemantauan jentik dapat berjalan secara berkesinambungan dan mandiri, sehingga menciptakan lingkungan pelabuhan yang sehat, aman, dan produktif.
Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Bitung terus berkomitmen mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat sebagai wujud nyata dalam mewujudkan Pelabuhan Sehat, Bitung Bebas Jentik.


